Selasa, 05 Februari 2013

Mencoba Menulis


أحبك مووووت يا عمري .gifأحبك مووووت يا عمري .gifMAAF
(sebuah monolog)
By: Siti Susanti

-Indahya dunia ini, dan hamper saja aku lupa akan keindahan yang abadi (akhirat). Kini aku telah kering kerontang, tak ada anak, saudara, ataupun siapapun orang yang menemaniku. Mungkin inikah balasan bagi orang yang telah menumpuk dosanya?
(alunan music yang lembut semakin lama semakin keras dan seakan semakin menusuk relung hatinya)
     -Apakah ini, akankah ini pertanda bahwa aku akan mati? Apa sebenarnya kesalahanku? Aku tak berbuat apa-apa, aku hanya… hanya… hanya membuat anakku  tak bernafas. (seketika suasana hening, dan hanya terdengar suara detikan jam yang semakin lama semakin pelan dan akhirnya berhenti)
-Waktu kini berhenti untukku, dan apakah waktu juga tak ingin melihat bayangan muka seorang pembunuh? (menjerit histeris dan kemudian tertawa) ha… hahaha… aku pembunuh, bukan aku bukan pembunuh. Aku hanya menghilangkan nyawa anakku sendiri, ituu membunuh.
     -(musik kembali terdegar, kini  ia ketakutan karena seolah dia dalam kejaran ribuan binatang buas yang siap memangsanya) Kalian tau anakku pergi kemana? (pandanganya kosong) Anakku kini telah tiada, ia pergi entah kemana pergi jauh… jauh… dan sangat-sangat jauh. Dan tangan ini yang telah membutnya tiada. (suara petir menyambar) Iya… aku mengakuinya, aku anya bingung akan keadaanku, semua orang sudah mengetahuinya, kau meninggalkanku disaat aku tengah mengandung anakmu ini. Aku kesal dan amat benci denganmu apakah itu salah? Apakah harus aku menjadi seperti wanita itu untuk berharap kau kembali padaku? (hening sementara) ya… aku akui wanita itu jauh lebih cantik daripada aku, dan dia 1000 kali lebih kaya daripadaku, tetapi kau tak dapat tinggalkanku dengan keadaanku yang seperti sekarang ini. Mau kau kemanakan anakkmu? Taukah engkau, aku menangis sepanjang malam setelah kau pergi… aku tak  dapat tiddur karenamu dan aku terus menerus minum. Kau tau sayang baru pertama kali ini aku terlalu banyak minum dan itu membuat anak kesayangan kita tak dapat mempertahankan hidupnya. Sayangku (anak) aku ibu yang kejam bukan?
أحبك مووووت يا عمري .gif     -(seperti ada suara tangisan bayi) dengar… kalian dengar itu, itu adalah suara anakku yang baru lahir, anakku yang malang kesini nak… mendekat pada ibu, ibu sangat sayang kamu, tapi ayahmu selingkuh sehingga kau jadi begini. Dimana kau sayangku… dimana… apa kau ingin bermain petak umpet dengan ibumu yang jahat ini? (mengambil boneka yang ada disampingnya) kau disini… (bermain-main dengan boneka tersebut seolah-olah seperti bermain dengan anaknya, dan saat itu pula terdengar suara alunan music yang merdu mengiringi seorang ibu yang merasa sangat bersalah akan kematian anaknya)
     -(bersenandung)… waktu hujan turun… rintik pelahan, bintangpun menyepi, awan menebal. Ku timang si buyung anakku sayang buah hati seorang tidurlah tidur… ibu menjaga ayah berdo’a……………………… ayah? Apa yang dimaksud ayah oleh anakku adalah suamiku? Suamiku… (menangis kemudian tertawa)
Suamiku, suamiku jahat, kejam, biadab… dialah yang sebenarnya yang harus bertanggung jawab akan engkau putrku. Dia dahulu berjanji dengan ribuan kata-kata manis, tetapi dia selingkuh… dia meninggalkan aku disaat aku tengah mengandungmu anakku. Dan aku ceritakan yang sebenarnya ya anakku, … hari itu ibumu ini diceraikan da ditinggal pergi oleh ayahmu… dan ibumu ini terlalubanyak minum, minum… dan minum. Aku kira aku dapat melupakan semua masalahku tetapi apa… aku malahan kehilangan kau putraku.
     -(menangis) aku tahu engkau marah padaku putraku, tapi taka apa… ibu tahu perasaanmu. Apa kau kesepian disana, (menatap boneka yang ditimangnya)… iya, baiklah kalau kau kesepian ibu akanmenemanimu. Tunggu ibu ya nak,  tunggu !!!!!
(melihat-lihat sekitar, dan disitu ia melihat sebuah pisau dan langsung mengambilnya) oh… iya aku tahu, pisau dapat membuatku bertemu denganmu… (melihat-lihat sekeliling) tak ada orang melihat kan????? Anakku ibu sayang kamu. (meotong urat nadinya dengan pisau dan akhirnya meninggal)

*cerita ini hanya dibuat untuk hiburan semata. Semoga menikmati.
Terima Kasih
أحبك مووووت يا عمري .gif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar